My world about breastfeeding and parenting

Thursday, April 30, 2015

Milna Toddler Biskuit, Cemilan Sehat sebagai Penambah Nafsu Makan Balita

Sekarang Narend sudah berusia 14 bulan. Sudah hampir berusia 1,5 tahun nih. Bener-bener gak terasa deh. Rasanya kok cepet banget ya? Perasaan kok kayaknya saya baru kemarin disibukkan dengan perah memerah ASI yang kejar tayang. Tapi kok sekarang kejar tayang dengan sajian MPASI yang beraneka ragam? Ohmaigat, waktu emang cepet bangeet moms! Andaikan waktu bisa back to the pass, saya pengen bilang ke Narend, "Hai Nak, kamu jangan cepet-cepet yah gedenya..":))

Narend sekarang giginya baru 4. Yeaa, baru 4. Dari sejak usia 8 bulan giginya gak nambah-nambah. 4 teruuus. Pusing juga sih, ini kok gak nambah-nambah ya? Padahal mah tekstur makanan udah dikasih yang aneka rupa. Sampai dia muntah segala gara-gara kekerasan juga udah. Sampai bapaknya ngomel-ngomel, gara-gara saya terlalu maksain tekstur makanan yang keras-keras dikasih ke Narend? Jadinya muntahlah! :( 

Hmm.. saya sih cuma mengikuti saran dokter aja. Waktu beberapa bulan lalu saya pernah konsultasi dengan Dokter Markus, dokter tumbuh kembang anak, tau kan dokter yang ngehitss ini? Nah, saya pernah konsultasi, dan saya curhat, "Saya pusing dok, kenapa berat badan anak saya gak nambah-nambah dok ya?" Nah, dokter menyarankan untuk coba memberikan makanan yang teksturnya agak sedikit keras. Jangan bubur terus! 

Nah, sejak konsultasi itu, saya jadi mengupayakan segala makanan Narend agak sedikit ditingkatkan teksturnya. Tapi malahan Narendnya jadi susah makan, and LAMAAAA.... Yang tadinya makan bubur hanya 30 menit, gara-gara saya bikin nasi tim jadinya makan bisa 60 menit :( Padahal menurut teori, makan yang baik adalah paling lama 30 menit.

Sebenarnya sih Narend gak susah makan. Apa aja dia mau makan kok. Cuma yaitu, saya kadang suka pusing menu MPASInya tiap minggu. Plus cemilannya. Ohya, Narend itu paling suka roti dan biskuit sebagai cemilan. Kalau liat orang makan roti atau biskuit, pasti deh dia pengen minta :)

Beberapa waktu lalu saya mendapat kiriman dari Milna. Yaitu Milna Toddler Biskuit sebanyak 4 buah. Yaitu terdiri dari 2 piece rasa coklat, dan 2 piece rasa keju. Ohya, Milna ini adalah produk dari Kalbe Nutritionals. Produk yang mengutamakan makanan dan minuman kesehatan. Produknya macam-macam, untuk ibu hamil, ibu menyusui, bayi, balita, maupun klinikal. 



Dipikir-pikir, sejak saya hamil sampai sekarang, saya sudah mengkonsumsi produk-produk Kalbe Nutritionals nih. Sejak jadi bumil (Ibu Hamil), saya mengkonsumsi susu prenagen. Lalu jadi busui (Ibu Menyusui), saya juga sempat mengkonsumsi susu prenagen. Lalu sejak ada Narend, sejak dia berusia 3 bulan juga ia mengkonsumsi bubur instant Milna. Suami saya juga rajin mengkonsumi Nutrive Benecol. Sayapun suka rasanya. Maklum, di rumah suka masak makanan yang berlemak. Sayapun termasuk orang yang suka banget makan makanan yang berkolesterol tinggi.



Nah, varian Milna bukan cuma Bubur Instant Milna. Tapi ternyata ada banyak lho variannya. Salah satunya biskuit untuk usia toddler ini. 

Saat saya mendapatkan produk ini, langsung aja saya berikan ke Narend. Pastinya untuk cemilan. Biasanya saya berikan biskuit Milna ini di sela-sela makan pagi ke siang, atau saat sore hari setelah mandi sore.

Untuk sekali makan, Narend bisa menghabiskan 3-4 buah keping biskuit Milna ini. 

Ohya, karena Narend suka banget dengan keju, cara penyajiannya juga saya tidak biasa. Ini cara penyajian saya :

1. Ambil 3-4 buah biskuit Milna
2. Hancurkan dengan menggunakan air panas. Kalau ada ASI, bisa dicampurkan sedikit. Guna air panas ini hanya untuk melumatkan tekstur biskuitnya.
3. Setelah itu dihancurkan dengan menggunakan sendok atau garpu. Hancurkan secara kasar saja. Supaya teksturnya tidak terlalu lembut. Supaya si anaknya ada sedikit usaha untuk mengunyah.
4. Lalu parut keju cheddar (merk apa saja), diatas biskuit tersebut. Lalu diaduk.

 


Menu cemilan ini sudah saya lakukan berkali-kali. Dan ini sebagai salah satu solusi penambah nafsu makan.

 

Milna Toddler Biskuit ini mengandung DHA untuk perkembangan otak, Prebiotik FOS untuk kesehatan saluran cerna, Zat Besi untuk mencegah anemia, dan juga Tinggi Kalsium untuk pertumbuhan tulang dan gigi.



Selain nutrisi yang lengkap, rasanya juga enak, gak heran si Narend bisa menghabiskan lebih dari 4 butir keping biskuit Milna :) Ohya, karena sejak usia 6 bulan sudah diperkenalkan dengan keju, akhirnya sekarang Narend suka dan familiar banget dengan rasa keju, hihii.. Jadi, dia paling suka Milna rasa keju. Ya biasalah, korban orangtua :))

Biskuit Milna ini karena teksturnya lumat di mulut, Narend jadi mendadak sibuk. Iya, Narend bisa sekalian belajar makan sendiri. Saya sediakan aja mangkok yang berisikan biskuit Milna, lengkap dengan sendok dan botol minumnya. Berantakan? Pastilaah. Namanya juga proses belajar. Kalau gak berantakan, justru sayanya yang bingung :) 



Ohya, ada berita penting nih. Buat para mommies yang masih punya babies, ikutan program Kompetisi Bayi Hebat Milna 2015 deh. Periodenya Februari - Agustus 2015. Lombanya juga per kategori. Kategori A (6 - 12 bulan). Kategori B (1 - 3 tahun). Narend udah ikutan. Kalau kamu? :)






2 comments:

  1. Anakku juga dulu makannya Milna. Emang enak, ya. Nggak kemanisan pula.
    Sehat terus ya, Narend ^^

    ReplyDelete
  2. Kalo biskuitnya sih kayanya aku juga bakal demen tuh.. Hihihihi :P

    ReplyDelete

Bookmark Us

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

Search

The Urban Mama

Mau email update seputar MPASI ?

Artikel yang banyak dibaca Bunda

Nyari Seputar apa Bunda ?

Menu Utama

Copyright © Mommy's World | Powered by Blogger
Design by SimpleWpThemes | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com