My world about breastfeeding and parenting

Thursday, August 11, 2016

Peraturan Full Day School, Sehatkah Untuk Karakter Anak?

Disclaimer : Mommies, sebelum melanjutkan membaca, saya jelaskan dulu bahwa saya membahas dari sudut pandang saya aja ya. 

Sudah seminggu ini timeline saya dipenuhi dengan pemberitaan Full Day School. Dari judulnya aja sih saya tau membahas tentang sekolah yang satu hari penuh. Yang ada di pikiran saya itu adalah anak seharian belajar di sekolah. Tapi penerapan belajar mengajar yang ditetapkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy merujuk kepada memperkuat pendidikan karakter peserta didik menjadi rujukan dalam menentukan sistem belajar mengajar di sekolah. Hmm, pendidikan karakter yang seperti apa ya yang ingin diciptakan oleh pak mentri ini?

Tuesday, August 2, 2016

Mommies, Yuk Kenali Potensi Anak Kita Sejak Dini


Saat ini Narend memasuki usia golden age, yaitu usia dimana penyerapan akan segala pembelajaran yang ia terima. Oleh karena itu saya sebagai orangtua sangat menginginkan Narend tumbuh kembang dengan baik. Oleh karena itu saya selalu mendampingi di segala aktivitas anak saya. Salah satunya adalah sekolah. Saat ini Narend sudah sekolah, saya ingin Narend belajar untuk bersosialisasi dengan teman sebayanya.

Usia Narend adalah saatnya ia meniru segala sesuatunya, baik dari ucapan orangtuanya, tingkah laku orangtuanya, ataupun lingkungannya. Jadi sebisa mungkin saya selalu berlaku hal-hal dan bertutur kata yang baik di hadapan Narend.

Saya dan suami termasuk orangtua yang tidak mengekang anak. Kami selalu membiarkan Narend mempelajari hal apapun. Karena kami percaya semakin luas wilayah atau lingkungan tempat anak belajar, maka semakin banyak hal juga yang akan dibutuhkan untuk perkembangan mental, otak dan fisiknya.

Tuesday, July 19, 2016

7 Tips Mendisiplinkan Jam Tidur Anak (Khusus Untuk Batita)

Mommies, urusan tidur anak itu jadi PR banget buat para orangtua. Karena saya termasuk salah satu orangtua yang tersiksa karena tiap malam harus begadang.  Jam tidur si Narend itu kalau gak malem banget atau malah sore banget. 



Cerita Di Balik Hari Pertama Narend Sekolah

Mommies, kalau pernah baca postingan saya sebelumnya tentang Narend ke Dokter Tumbuh Kembang Anak, nah mungkin artikel ini adalah sebagai bukti nyata bahwa Narend saya sekolahkan untuk menunjang tumbuh kembangnya.



Memilih sekolah untuk anak ternyata gampang-gampang susah. Apalagi menyatukan dua buah pikiran antara saya dan suami. Tadinya mau asal aja milih sekolah yang mana ajalah, yang penting sekolah. Tapi setelah saya flash back bahwa memilih sekolah itu penuh pertimbangan yang akurat. 

Saturday, June 25, 2016

Mendisiplinkan Anak Sejak Bayi, Bisa Gak Ya?


Hari Senin, 20 Juni 2016 lalu saya berkesempatan untuk hadir ke acara Parenting Class bersama Tiga Generasi di Hotel Veranda Pakubuwono, Jakarta Selatan. Ada tiga materi kelas kecil yang dihadirkan waktu itu, tapi saya hanya bisa memilih salah satu kelasnya, yaitu Mendisiplinkan Anak Sejak Bayi? Bisa Gak Ya? 

Monday, June 6, 2016

Yuk Manfaatkan Tools Observasi Kepintaran Untuk Menstimulasi Kepintaran Si Kecil



Ada yang bilang, katanya sejak usia 3 tahun anak itu sudah bisa ketauan bakat and kepintarannya dimana. Narend sih masih 2 tahun, kayaknya masih belum deh. Di rumah kerjaannya masih serabutan, alias masih suka eksplor semua. Misalnya gebrak-gebrakinnya and muterin tutup panci, apakah mungkin besarnya jadi drummer? Atau dia lagi suka bongkar tak pasang mobil-mobilan, apakah mungkin bakatnya jadi montir atau suka hal-hal berbau otomotif? Ahh masih terlalu dini sih untuk tahu tentang bakatnya Narend. Dan sayapun masih sebatas kasih semua stimulasi apapun supaya tau bakatnya dimana. Untuk itulah saya hadir ke acara blogger gathering bersama Procal Gold beberapa minggu lalu di salah satu Hotel di daerah Blok M, Jakarta Selatan.

Acara dimulai dengan makan siang bersama. Acara yang dipandu MC oleh mba Becku Tumewu ini jadi nampak hidup dan tidak membosankan :)


Nara sumber acara siang itu ada 2 orang, yang pertama yaitu dr. Andyda Meliala, seorang dokter dan founder dari RPI. Dokter Andryda juga aktif menulis artikel mengenai perkembangan anak dan sudah menerbitkan 3 buah buku parenting. WOW :)



Dr. Andyda menjelaskan perbandingan perkembangan otak anak yang sering stimulasi dengan yang tidak, tampak sangat jauh berbeda. 


Plastisitas Otak itu bersifat kompetitif. Bagian yang sering mendapat stimulasi akan jauh dan terus berkembang ketimbang bagian otak yang tidak dipakai sama sekali. Sebagai contoh, misalnya kita tidak terlatih untuk berhitung, beberapa tahun kemudian, otak kita akan stuck dan susah bila dihadapkan lagi dengan soal berhitung. Jadi bukan hanya hidup aja yang perlu berjuang, tapi bagian otak kita juga :)

Dr. Andyda juga menyebutkan ada 8 kepintaran majemuk yang bisa dioptimasi dari anak kita. Setidaknya minimal ada 2 kepintaran yang dimiliki oleh anak kita. 












Dr. Andyda juga menjelaskan anak itu perlu belajar mengontrol rasa emosinya, perlu belajar rasa emosi, seperti marah, menangis, kecewa dan juga bahagia. Salah satunya kita bisa gunakan kertas bergambar seperti ini. Nanti si anak kita minta untuk menunjukkan mana yang ekspresi bahagia, ekspresi sedih dan sebagainya.


Selamnjutnya ada People Smart. yaitu bisa memahami oranglain dan menggunakannya untuk membangun hubungan sosial. 












Selanjutnya nara sumber kedua adalah mba Poetri Soehendro Spd, Msi. Beliau lebih dikenal dengan sapaan Kak Poetri, karena keahliannya dengan mendongeng.




Kak Poetri menjelaskan betapa pentingnya tehnik bercerita atau mendongeng pada anak. Si anak akan kaya kosakata, dan kegiatan itu bisa jadi bonding antara orangtua dengan si anak. Karena pada kenyataannya, pada sebagian anak, kegiatan mendongeng itu adalah kegiatan yang paling ditunggu-tunggu dari orangtuanya setiap hari. 




Selain itu juga audience diajarkan bagaimana mendongeng yang baik dan benar untuk anak-anak kita lho. Ada kontesnya juga disini. Seru! :)










Dan para peserta diberikan kertas panduan kerangka cerita mendongeng seperti ini 


Sesampainya di rumah, saya langsung praktekkin nih kerangka tulisan ini. 

Ohya, saya hampir lupa, dresscode untuk acara ini adalah  touch of blue and gold. Alhamdulillah saya mendapat award best dress di acara ini, padahal saya gak tau kalau ada kontesnya. Tapi jujur aja sih saya memang menyiapkan tema H-7 untuk konsep baju yang akan saya pakai ini :)


Ohya mommies, saya juga sudah menggunakan obersrvasi tools untuk Narend. Caranya mudah, tinggal masuk aja ke website ini, tampilannya akan jadi seperti ini saat masuk .
Isi data-data anak dan orangtua yang diminta, lalu akan muncul questioner yang harus mommies isi untuk beberapa step. Dan Narend hasilnya seperti ini .


Recomended banget toolsnya, kita sebagai orangtua jadi tau capability dan potensi anak kita. Jadi stimulasi yang kita berikanpun sesuai dengan passion dan bakat yang ia miliki :)

Saturday, May 7, 2016

Maksimalkan Kinerja Otak Anak Kita Dengan Nutrisi Yang Tepat #SiapCerdaskanBangsa



Mommies, mencukupi kebutuhan nutrisi ternyata bukan satu-satunya menjadi hal yang terpenting untuk menunjang tumbuh kembang anak kita. Otak dan daya tahan tubuh ternyata bekerja berkesinambungan. pemberian stimulasi sama pentingnya dengan pemberian nutrisi, terutama sejak 1000 Hari Pertama Kehidupan. Lalu pola asuh orangtua dan juga gaya belajar juga sangat berpengaruh untuk kecerdasan anak kita. tapi bagaimana ya menyeimbangkan antara nutrisi yang tepat, otak bekerja maksimal dan juga pola asuh yang tepat untuk kita? Sebagai mommy yang baru saja mempunyai anak berusia 2 tahun, saya masih harus banyak belajar tentang ini. Kamu juga ingin tau caranya? 

Bookmark Us

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

Search

The Urban Mama

Mau email update seputar MPASI ?

Artikel yang banyak dibaca Bunda

Nyari Seputar apa Bunda ?

Menu Utama

Copyright © Mommy's World | Powered by Blogger
Design by SimpleWpThemes | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com