My world about breastfeeding and parenting

Monday, October 19, 2015

Tipe Anak Hiperaktif itu Sebenarnya Bagaimana?

"Anak gue hiperaktif ih! Nyebelin banget gak bisa diem."

"Ihh iya sama. Anak gue juga. Gak pernah bisa diem."


Moms, pernah gak dengar kata-kata seperti itu? Atau malahan mungkin mommies sendiri yang sering bilang gitu? :D sayapun terkadang termasuk mommies yang khilaf, pernah bilang seperti itu :) Sebenarnya kita sebagai orangtua gak bisa langsung mencap anak kita sebagai anak yang hiperaktif lho. Anak yang gak bisa diem itu bukan berarti anak yang hiperaktif. Lalu, anak yang hiperaktif itu sebenarnya yang seperti apa?

Hari minggu lalu tepatnya tanggal 18 Oktober 2015 saya dan keluarga hadir di acara tahunan Mother and Baby Fair 2015. Dari tahun ke tahun tidak ada peningkatan lokasi, selalu lokasinya masih sama yaitu di Balai Kartini Jakarta. Dari pagi sih kami udah menjadwalkan, akan berangkat pagi-pagi sekali. Planningnya, kami berencana akan berangkat pukul 9. Tapi rencana mah tinggal rencana. Akhirnya kami berangkat pukul 10 pagi. Sampai lokasi pukul 11.30 WIB ;) itu juga sempat muter-muter nyari tempat parkir 15 menitan di Balai Kartini mulai dari basement sampai gedung parkir yang naik ke atas, alasannya simple jam 11an itu panasnya super sekali deh. Namun karena gak dapet-dapet juga tempat parkir akhirnya suami nyerah juga, dan akhirnya menuju tempat parkir mobil yang lokasinya di dekat gedung Balai Kartini, jadi kalau kamu keluar lewat pintu samping, langsung belok kanan nah 10 meter dari situ ada lapangan yang ditujukan memang untuk parkir tambahan Balai Kartini.


Tujuan kami kesana awalnya supaya Narend bisa ikutan foto untuk model Kalender Sleek 2016, namun karena panas dan dateng telat, gak jadi ikutan deh, akhirnya kami disana jalan-jalan dan lihat barang-barang promo. Waw, banyak banget yang menarik hati. Kalau gak gara-gara Narend yang gak bisa diem, wah saya bisa belanja banyak kemarin tuh. Tenang gak belanja kebutuhan sendiri, namun untuk Narend, yup, baju anak-anak banyak yang lucu-lucu. Pinter banget deh nih para toko menarik perhatian mama-mamanya :)

Setelah asik muter-muter dan belanja, mata kami tertuju ke panggung, yup itulah lomba untuk menjadi model bintang Sleek 2016, wow kalau memang gak cuma bangga, tapi juga dapet persediaan Sleek boo :D Nah usai pemilihan model, kami memutuskan ingin pulang, ternyata disana diumumkan 15 menit lagi akan ada live talkshow bersama dr. Lula Kamal.


Topik yang dibawakan oleh Dr. Lula Kamal adalah seputar Tipe Anak Hiperaktif, hal inilah yang mengurungkan niat untuk pulang :) Sebenarnya sih saya pernah bilang juga ke orang-orang atau teman-teman, bahwa Narend itu hiperaktif, alasannya karena dia gak bisa diatur, gak bisa dibilangin. Wah, ternyata menurut dr. Lula Kamal ini salah! Gak selamanya anak yang gak bisa diam itu adalah termasuk anak yang hiperaktif moms.

Yang ditekankan oleh dr. Lula Kamal disini, kita sebagai orang tua atau bahkan orang-orang jangan terburu-buru mengecap anak yang aktif itu karena kondisi atau perilaku yang berlebihan untuk satu anak dengan anak yang lain itu tidak sama, ada anak yang memang lebih aktif jika dibandingkan oleh anak lain, namun bukan berarti anak itu hiperaktif loh.

Umumnya anak yang tergolong hiperaktif ini mendapat keluhan dari sekolah karena tingkah lakunya yang tidak bisa diatur ataupun kesulitan dalam berteman, namun yang sering terjadi anak yang hiperaktif sering kali di buly anak lain, tentunya karena hiperaktifnya itu.

Umumnya dari kasus yang sering terjadi, penyebab utama anak hiperaktif adalah ADHD (Attention Deficit Hyperactive Disorder). ADHD adalah gangguan perkembangan dimana anak sulit untuk fokus, over aktif dan tidak bisa mengontrol perilaku. Simplenya jika anak mengalami ADHD, biasanya anak itu sulit utk fokus, sangat aktif, tidak dpt mengontrol tingkah laku, jadi misalnya kalau anak ibu lari-larian gak jelas trus waktu ditanya alasannya anak itu tidak bisa memberikan alasan ataupun saat hiperaktive diberi mainan kesukaannya anak itu tidak bisa fokus, coba deh bawa ke dokter, Oiya, umumnya ADHD dicek oleh dokter atau psikolog dan diobati dengan terapi tingkah laku atau obat/psycostimulant

Ini ada beberapa tips yang diberikan oleh dr. Lula Kamal untuk mengatasi anak yang hiperaktif :

1. Untuk makanan, anak boleh dikasih makanan yang mengandung gula maksimal 2 jam sebelum tidur. Karena jika terlalu banyak mengkonsumsi gula di saat jam tidurnya, justru akan membuat ia susah tidur dan bahkan menjadi lebih aktif.

2. Jgn pernah kita sebagai orangtua memberi label anak kita hyperaktif, coba untuk bisa berkomunikasi dan lebih dekat dengan anak kita terutama mengajak bicara.

3. Berikan kegiatan lain yang bisa membuat anak kita fokus terhadap hal lain, contoh termudah adalah bermain musik.

Wah lumayan nih datang ke Mother and Baby Fair 2015, selain dapat barang-barang Narend yang diskonan, bisa dapet ilmu dari dr. Lula Kamal :)

3 comments:

  1. Jangankan orang lain, saya bahkan pernah dengar orang tua yg "membully" anaknya sendiri dgn menyebut anak nakal, gara2nya anaknya nggak bisa diem :( pdhl ternyata ADHD ini bisa ditangani ya. Dan melabeli anak malah memperburuk keadaan.

    ReplyDelete
  2. Alhamdulillah Naren masih bisa konsentrasi waktu dikasih mainan kesukaannya :)

    ReplyDelete

Bookmark Us

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

Search

The Urban Mama

Mau email update seputar MPASI ?

Artikel yang banyak dibaca Bunda

Nyari Seputar apa Bunda ?

Menu Utama

Copyright © Mommy's World | Powered by Blogger
Design by SimpleWpThemes | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com