My world about breastfeeding and parenting

Sunday, May 28, 2017

Mommies, Dukung Si Kecil Yang Alergi Tetap Berprestasi Melalui Platinum Kids Olympics



Mommies, sebagai orangtua saya merasa sangat bersyukur, karena Narend anak kami bukan termasuk anak yang alergi. Karena saya juga bukan tipe orang yang alergian. Sejak kecil saya selalu memperkenalkan makanan-makanan terutama yang banyak mengandung protein, susu dan produk turunannya. Karena saya tidak mau nanti jika nanti Narend besar, dia jadi anak yang alergian.

Ada yang bilang katanya anak terkena alergi, gak bisa berprestasi? Sebagian orang sih ada yang bilang demikian. Tapi itu cuma teori sih, prakteknya ternyata anak yang alergi bisa juga kok berprestasi. Saya juga tahunya baru di acara gathering bersama Morinaga kemarin. 

Mungkin anak mommies salah satu yang termasuk anak alergi moms? Saya coba share ilmu yang saya dapatkan kemarin ya. 


Hari Minggu, 14 Mei 2017 lalu saya berkesempatan untuk hadir di acara Platinum Kids Olympics bertemakan Morinaga Allergy Week. Morinaga sebagai salah satu brand unggulan PT Kalbe Nutritionals, dengan konsisten melalui berbagai program edukasi di bawah kampanye Semua Dari Ingin Tahu yang telah diluncurkan pada tahun 2015 lalu. Lokasinya saat itu di Wisma Aldiron. Sebelumnya saya bertanya-tanya dalam hati, acaranya ini outdoor ya? Di event Morinaga sebelumnya saya datang di indoor. Ternyata saat saya datang kesana, akhirnya saya baru tahu alasannya apa :)


Saat saya datang kesini ternyata banyak aktivitas outdoornya seperti adu kecepatan lari, Body Defense, Body Growth, dan sebagainya. Bisa dilihat di gambar di bawah ini ya.








Setelah saya explore untuk seluruh booth dan kids activity disini, saya dipersilakan masuk ke dalam tenda pers untuk mengikuti sebuah talkshow penting tentang Alergi. 

Nara sumber yang pertama adalah Dr. Dr. Zakiudin Munasir, Sp.A(K), beliau adalah konsultan Alergi imunologi Anak. Untuk alergi ini yang paling banyak diderita oleh anak dan dewasa adalah asma, rinitis alergi, alergi makanan, dermatitis atopik dan alergi protein susu sapi. Biasanya berkembangnya alergi berasal dari faktor genetik yaitu ada keluarga yang positif mengidap alergi. Kalau kedua orangtua tidak mempunyai alergi, maka resiko alergi yang diturunkan hanya sebesar 5-15% saja. Tapi jika dalam keluarga memiliki satu saudara kandung yang psoitif alergi, maka resiko alergi yang diturunkan sekitar 25-30%.

Jika salah satu orangtua memiliki alergi, maka resiko alergi yang diturunkan sebesar 20-40% . Kalau kedua orangtua memiliki riwayat energi maka resiko alergi yang diturunkan sebesar 40-60%. Bisa meningkat juga angka tersebut, bisa sampai 80% jika kedua orangtuanya menderita gejala alergi yang sama. Nah, biasanya terjadi anak yang alergi susu sapi, yang tidak mendapatkan ASI. Makanya kebanyakan dokter bilang, bahwa ASI adalah obat yang paling baik untuk mengatasi alergi pada anak. Sebisa mungkin untuk menyusui dan memberikan ASI pada anak. Jangan langsung diberikan susu formula. Tapi jika mommies sudah tidak bisa lagi memberikan ASI, anak dapat diberikan susu yang telah diformulasikan secara khusus seperti susu dengan protein yang telah dihidrolisis atau susu soya atau susu asam amino.

Apa itu alergi?

Mommies sebenarnya sudah tau belum apa itu alergi? Alergi berasal dari bahasa Yunani : Allon argon, yang artinya reaksi yang berbeda atau menyimpang dari normal terhadap berbagai rangsangan atau zat dari luar tubuh, misalnya makanan, debu, obat-obatan, dan sebagainya. 

Atopik?

Lalu atopik sendiri adalah berasal dari bahasa Yunani, topos, yaitu tempat. A-topos artinya tidak pada tempatnya. Dalam dunia kedokteran artinya bakat terhadap terjadinya alergi yang diturunkan. 

So, apakah alergi itu sebuah penyakit?

Kalau mau diidentifikasi sebagai penyakit, harus tahu dulu penyebabnya. Dibagi lagi ya :

1. Penyakit infeksi

Dibilang sakit karena sistem imun gagal menghancurkan kuman.

2. Penyakit kanker

Sakit karena sistem imun gagal mengenali sel-sel miliknya sendiri dan malah menghancurkan sel-sel itu.

3. Penyakit alergi

Sakit karena sistem imun memiliki sensitivitas yang berlebihan terhadap protein asing yang bagi orang lain justru tidak berbahaya. 

Untuk mengetahui anak kita memang alergi atau tidak, harus tahu dulu kemampuan anak kita mengatasi alerginya, melalui serangkaian tes sederhana seperti :

1. Kemampuan deteksi alergi (anak mommies alergi atau tidak?
2. Kemampuan deteksi jenis alergi (anak mommies alergi terhadap apa?)
3. Kemampuan mengontrol jenis penyebabnya (anak mommies harus diapakan ya atau melakukan apa tadi?)

Saya yakin bukan saya aja yang awam soal alergi ini, bahkan mungkin mommies yang sedang baca artikel ini juga ada yang belum tahu tentang seberapa penting alergi ini. Oleh karena itu dalam rangka pentingnya isu mengenai alergi yang tidak diatasi dengan baik karena kurangnya pengetahuan masyarakat tentang alergi ke kecil, Morinaga menjalankan kampanyenya tahun ini Semua Dari Ingin Tahu dalam program Platinum Kids Olympics yang terdiri dari 3 langkah yaitu :

1. Langkah pertama : Tau - Melalui Morinaga Allergy Week Platinum Kids Olympics


Kenali Gejala Alergi

Pertama harus tahu dulu keluhannya apa. Lalu ciri gejalanya bagaimana? Dan sebagainya. Teliti sampai detailnya. 

Setelah tau gejalanya, kita harus tahu dulu anak kita alergi atau infeksi?
Cara membedakannya apakah ada batuk atau pilek yang dideritanya. Lalu apakah ada demam, siang lebih dominan dibandingkan dengan pagi atau malam? Lalu jika ada ingus berwarna atau tidak? Jika jawabannya tidak, maka itu semua adalah alergi. Jika jawabannya ya, itu adalah infeksi

Apa Penyebab Anak kita alergi?

Untuk tahu anak kita alergi apa, kita harus tahu dulu penyebab anak kita alerginya apa. Misalnya, anak kita jadi seperti ini setelah :

- makan sesuatu? Penyebabnya apa?
- Menyentuh sesuatu? Penyebabnya apa?
- Menggendong kucing? Penyebabnya apa?

Atau karena cuaca seperti : dingin, kepanasan, sakit flu, atau berlari-lari (ini biasanya berhubungan dengan fisik). 

Atau bisa juga dengan faktor psikis seperti : menangis, ketakutan, marah? 

Siapa yang beresiko?

Nah, setelah tahu, kita kenali dulu riwayat dari orangtua kita itu, siapa yang berpotensi ada alergi?





2. Langkah kedua : Cegah dan atasi - Melalui Morinaga Allergy Total Solution


3. Langkah ketiga : Sebar - Melalui Ambassador Morinaga Allergy Week

Penyebarluasan informasi sedini mungkin supaya anak kita mendapat penanganan yang tepat. Tahun ini Morinaga memperkenalkan Brand Ambassador untuk Morinaga Specialities yaitu Astrid Tiar dan anaknya Anabel, kebetulan anaknya termasuk anak alergi. Astrid Tiar ingin sedikit berbagi tentang pengalamannya mengasuh Anabel yang alergi terhadap susu sapi. Dan perkenalan Astrid dengan Morinaga telah memberikannya banyak sekali wawasan mengenai nutrisi dan penanangan alergi. Untuk itu harapan Astrid prgram Platinum Kids Olympics ini bisa membantu membangkitkan sportifitas dan penyebaran informasi yang tepat tentang alergi si kecil. Supaya kita semua bisa mendukung anak kita yang alergi untuk tetap bisa berprestasi dan alerginya tidak menghambat tumbuh kembangnya secara optimal. 

So, gimana mommies, anak alergi juga bisa kan berprestasi? Asal kita tahu cara penanganannya seperti apa dan bagaimana. Alergi itu berbeda lho dengan infeksi. Dan jika anak mommies terkena alergi, segera lakukan cari tahu apa yang menjadi penyebabnya. Cari tahu sendiri dulu, baru bawalah segera fakta-fakta yang mommies punya untuk dikonsultasikan ke dokter. Makin cepat terdeteksi masalah dan solusi alerginya, anak kita jadi tetap bisa berprestasi. 
























0 comments:

Post a Comment

Bookmark Us

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

Search

The Urban Mama

Mau email update seputar MPASI ?

Artikel yang banyak dibaca Bunda

Nyari Seputar apa Bunda ?

Menu Utama

Copyright © Mommy's World | Powered by Blogger
Design by SimpleWpThemes | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com