My world about breastfeeding and parenting

Thursday, December 3, 2015

Narend Sakit Cacar

Sudah hampir seminggu si Narend completely sakit cacar, hiks! Dia sakit cacar gara-gara nular dari bapaknya. Iya, bapaknya sebelumnya terpapar sakit cacar selama 2 minggu. Nah, di hari-hari terakhir dia sembuh gak sengaja main-mainlah sama si Narend. Memang gak nyentuh sih. Tapi kan cacar itu menular lewat udara hiks.

Narend kena cacar

Bilna Mom is Hero, Bentuk Apresiasi Bilna Kepada Ibu

Jika kamu adalah seorang wanita, berbahagialah! Karena setiap tahun pada tanggal 22 Desember kita memperingati Mother's Day atau yang biasa kita kenal dengan Hari Ibu. 




Menjadi seorang Ibu dan Istri bukanlah hal yang mudah. Dedikasi dan cinta kasih dari perempuan hebat tersebut tentunya akan selalu menginspirasi kita semua. Biasanya bentuk apresiasi yang dilakukan adalah memberikan kecupan atau se-bucket bunga mawar. Itu kalau saya sih :) 

Nah, kali ini, ada cara apresiasi yang sedikit berbeda nih mommies. Cukup ceritakan arti Ibu dan Istri bagi anda, berikan mommies bahwa mereka patut disebut sebagai "Mom is Hero". Jadikan Hari Ibu ini tak terlupakan bagi mereka. Belum beristri? Ahh tenaaang. Bisa rekomendasikan adik, pacar, atau mungkin malahan calon mertua :D

Hadiah menarik telah menanti untuk para "Mom is Hero". 5 pemenang utama dengan cerita terpilih, masing-masing akan mendapatkan paket spa, voucher makan, paket produk kecantikan dan gift voucher dari Bilna.com dengan Total hadiah senilai Rp 20.000.000.
10 pemenang favorit akan mendapatkan produk kecantikan, hadiah hiburan dan gift voucher Bilna.com dengan total hadiah senilai Rp 10.000.000.
Dan 20 pemenang hiburan lainnya, akan mendapatkan produk kecantikan, hadiah hiburan dan gift voucher dari Bilna.com dengan total hadiah senilai Rp 5.000.000. 
Aduuh hadiahnya keren-keren ya. Yukk isi sekarang juga, siapa tau Istri/ Ibu mommies yang terpilih untuk mendapatkan hadiah dari Bilna.

Kenapa Campign Mom is Hero?

Pasti ada yang bertanya ya. Pertama alasannya karena dalam rangka merayakan hari ibu. Lalu yang kedua karena Bilna adalah mom site leader dan sebagai bentuk apresiasi Bilna terhadap para mommies. 

SYARAT DAN KETENTUAN
  • Satu account hanya boleh mengirimkan 1x.
  • Pemenang diumumkan 22 Desember melalui social media Bilna.com.
  • Tim Bilna.com akan menghubungi para pemenang.
  • Tidak berlaku untuk staff dan keluarga staff Bilna.com.
  • Keputusan juri tidak dapat diganggu gugat
Untuk info lengkapnya bisa mengunjungi website Bilna Moms Is Hero. Perlu dicatat nih, periodenya dari tanggal 20 November - 20 Desember 2015 ya. Program ini full supported oleh Radio JakFM. 

Oya, kabar baik lagi, buat hadiah pemenang pertama nantinya akan diantar langsung oleh Ronald dan Tike ke rumah kita loh. Duh, bookmark deh, cepetan. Gak sulit kan buat ikutannya? :)



Tuesday, December 1, 2015

Yuk Dukung Si Kecil Menjadi Generasi Platinum

Anak saya si Narend sekarang usianya sudah memasuki hampir 2 tahun. Berarti, itu menjadi PR untuk saya dan suami, bahwa Narend sudah harus lebih diperhatikan lagi komposisi gizi makanan yang dikonsumsi. Sebagai ibu muda yang mempunyai segudang (baca : banyak) aktivitas, pastinya saya membutuhkan kepraktisan tapi juga tetap terjaga gizinya.

Ada teori yang mengatakan bahwa anak yang memasuki usia 1 tahun keatas, nafsu makannya akan menjadi berkurang. Dan itu merupakan warning bagi seorang ibu. Menu makanan yang disajikan tidak hanya enak, tapi harus lebih kreatif dan bervariasi lagi.

Mommies, untuk urusan berat badan, dokter anak Narend pernah bilang bahwa anak dibawah 1 tahun masih normal untuk porsi makannya. Tapi melewati usia 1 tahun itu kita perlu waspada. Oleh karena itu waktu Narend berusia di bawah 1 tahun, saya berusaha sekuat tenaga untuk menjaga berat badannya tetap naik dan nafsu makannya tetap baik (oya untuk berat badan untuk bayi laki-laki dan perempuan itu berbeda loh kurva perkembangannya).  

Perkembangan Berat Badan Anak Sesuai Dengan Standarisasi WHO




Nah kurva perkembangan diatas adalah grafik standarisasi dari WHO, jadi mommies sebagai orang tua bisa menjadikan patokan, "Wah bingung banget saya baca kurva grafik diatas, ada yang simple gak yah?"


Nah itu saya buatkan dalam excel, supaya mommies mudah mengukur apakah berat badan anak mommies sudah sesuai dengan standard WHO, ini saya buatkan sampai usia 2 tahun saja ya dan tabel diatas untuk anak laki-laki (soalnya Narend kan masih dibawah 2 tahun hihihi), cara bacanya gampang kok, misalnya : Narend sekarang usianya 21 bulan, berat badannya 10.3kg, nah berarti berat badan Narend masih masuk ke kategori normal., gimana anak mommies?

Saya pernah berkonsultasi dengan dokter saat Narend masuk kategori "Kurus", kata Dokter jangan kawatir, selama mommies memberikan komposisi nutrisi yang cukup seperti Karbohidrat, Lemak, Protein, Buah dan jangan lupa Susu sebagai pelengkap maka bayi bisa dikategorikan sehat.

Buat mommies yang mau sedikit ribet, grafik untuk anak usia 5 tahun diatas, di print aja, terus di plotkan sesuai dengan umur dan berat badan anak.

Bagaimana Mengatasi Anak Susah Makan ?

Saya yakin kok banyak mommies yang berkata ke diri sendiri "Kenapa sih anak saya susah makan?" Ya, saya seperti mommies, saya juga pernah mengatakan ke diri sendiri, apa sih yang salah dengan makanan yang saya berikan, ternyata untuk anak yang usianya diatas 1 tahun sudah bisa merasakan segala macam rasa dan sudah bisa memilih makanan apa yang disukainya, simplenya, anak akan makan, makanan yang mereka sukai, bukan soal rasa yang enak.

Pertanyaannya "Bagaimana membuat makanan yang anak kita sukai?" Jujur saya, hampir setiap hari menu makanan yang saya sajikan ke Narend berbeda-beda, namun yang menjadi patokan saya adalah komposisi menu makanan yang wajib ada yaitu : Karbohidrat, Lemak, Protein, Buah dan juga Susu sebagai pelengkap gizinya. Salah satunya adalah unsur protein. Hampir setiap hari protein saya sajikan dalam bentuk yang berbeda-beda. Ohya, mommies, saya punya menu makanan untuk balita yang sekiranya bisa bermanfaat.


Resep masakan yang saya plan seperti diatas gak fix setiap minggu. Kadang saya mix and match aja untuk protein dan sayurannya. Yang penting dalam 1 hari ada unsur protein dan juga sayuran., gimana mommies menu di atas gak susah kan, untuk resep ala Oline akan saya tulis di artikel yang lain, namun kalau mommies udah gak sabar bisa search di internet :)

Puding Susu ala Oline

Puding terkenal makanan penutup yang paling cocok disajikan untuk keluarga yang berguna sebagai serat tubuh. Semua mommies pasti pernah makan puding kan? Atau malahan suka makan puding? Ahh saya juga. Puding salah satu makanan kesukaan saya, karena kebiasaan saya ini, anak saya si Narend ikutan suka makan puding. Narend paling suka puding rasa mangga dan coklat. Dulu sih awal-awal ia masuk masa-masa MPASI, saya sering beli di depan komplek rumah (1 cup puding Rp. 2500), alasannya karena dulu saya masih takut kasih puding yang untuk orang dewasa. Iya, karena saya dulu gak ngerti gimana caranya bikin puding untuk balita.

Tapi sejak ia berusia 1 tahun, saya mulai masak dan buat sendiri. Karena lumayan juga bisa menghemat mommies. Usia 1 tahun berarti sudah bisa makan makanan orang dewasa. Karena Narend sudah picky-eater, cara mengakalinya adalah dengan membuat puding, "Kenapa harus dengan puding?", karena anak kecil biasanya suka dengan makanan yang manis, jadi sebelum makan-makanan utama, saya selalu mengawali dengan makan puding, setelah Narend mulai lahap, langsung di switch dengan makanan utama :)

Bikin puding itu ternyata gampang lho mommies. Bahan-bahannya juga semua mudah didapat. Mommies penasaran? :) Ini dia bahan-bahan dan cara pembuatannya.

Bahan-bahan

1 bungkus Nutrijell rasa stroberi (kalau tidak ada Nutrijell bisa dengan merek lain, untuk rasa disesuaikan dengan rasa kesukaan anak Mommies)
150 gram gula pasir
700 ml susu cair (jangan memakai susu bubuk ya, karena nanti bahan jadi sulit untuk tercampur dan nanti saat jadi puding akan ada gelembung udara)
Sedikit garam sebagai pelengkap (jangan lupa pilih garam ber-yodium ya)

Cara Pembuatan

1. Campurkan semua bahan (Nutrijell, gula, garam, dan susu cair) ke dalam satu wadah. Masak dengan api sedang, lalu aduk terus sekitar 1-2 menit sampai larut.
2. Tuang ke dalam cetakan puding lalu dinginkan sekitar 1-2 jam, baru masukkan ke dalam kulkas agar puding fresh dan dinikmati saat dingin. 

Tips 

1. Jika cetakan puding berbahan dasar plastik, untuk cetakan puding dibasahi terlebih dulu dengan air agar saat dingin mudah dikeluarkan dari cetakan.
2. Buat anak yang suka makan keju, bisa juga saat mengaduk bahan, diberikan keju oles sekitar 1-2 sendok, lalu lanjutkan mengaduk sampai tercampur sempurna
3. Untuk topping, yang paling gampang menggunakan susu kental manis, namun kalau niat memakai fla rasanya bisa disesuaikan :)
4. Untuk susu yang digunakan, jangan menggunakan Skim Milk atau susu diet yah, karena tidak baik untuk balita, usahakan memberikan susu cair yang memang khusus untuk balita.

Ngomong-ngomong soal susu, mungkin kamu bingung susu yang cocok untuk bayi itu apa, yang pasti 6 bulan pertama bayi wajib untuk mengkonsumsi ASI Eksklusif, nah saat berumur 6-12 bulan selain ASI bisa diperkenalkan juga dengan susu formula dan MPASI. Saat bayi berumur 1-2 tahun selain ASI bisa ditambah dengan susu Full Cream dan susu UHT, nah setelah anak berusia lebih dari 2 tahun baru diperbolehkan mengkonsumsi Skim Milk dan Susu Pasteurisasi.

Waktu kemarin datang ke dokter Gizi, untuk Skim Milk diusahakan baru di konsumsi lebih dari 3 tahun, terutama jika berat badan anak berada di kategori kurus (conditional case)

Buat mommies yang bingung, bisa melihat gambar dibawah.

Susu yang cocok untuk anak usia new born - 2 tahun - Sumber: doctormums.com

Bingung memilih Susu

Mungkin ada sebagian mommies yang anti susu formula, hal ini sah-sah saja karena memang bayi sudah cukup dengan hanya mengkonsumsi ASI, namun dengan seiring perkembangan tubuh bayi, bayi juga membutuhkan MPASI.

Dibawah ini beberapa menu MPASI buatan saya, mungkin bisa menjadi inspirasi :)

Nah selama Narend berusia 1-2 tahun, sudah boleh mengkonsumi susu Steril atau Full Cream atau UHT (sesuai gambar diatas), tapi yah susah-susah gampang untuk memilihnya, karena saya mau Narend tidak hanya minum susu, namun juga memperoleh manfaat susu itu sendiri terutama untuk tumbuh kembangnya.

Dibawah ini Nutrisi yang wajib ada pada susu yang dikonsumsi Narend
Kolin, Inositol, berperan dalam penyimpanan memori, kemampuan berfikir, berbicara dan gerakan sadar
Vit B Kompleks, Zat Besi, Yodium, vitamin dan mineral yang berperan penting pada sistem syaraf dan konsentrasi anak
Inulin, Prebiotik yang membantu sistem cerna anak
Zinc, membantu meningkatkan sistem imun anak
Kalsiumuntuk pembentukan tulang dan gigi
Vit A, C dan Emelindungi sel-sel tubuh agar berfungsi dengan baik

Nah dari hasil hunting bersama suami, akhirnya kami mendapatkan susu yang pas sekali untuk Narend, kembali ke puding, biasanya susu yang saya gunakan untuk membuat puding menggunakan susu yang sering saya konsumsi, biasanya saya memakai Fresh Milk, tapi karena puding ini saya buat untuk Narend, saya ganti Fresh Milk dengan susu hasil hunting itu, yaitu Morinaga Chil-Go!

Alasannya, yah karena susu cair ini praktis banget, karena bentuknya cair, jadi pas banget dijadikan salah satu bahan pembuatan puding. Selain puding, susu cair seperti ini biasanya saya gunakan juga untuk membuat kue lain khusus Narend. Penasaran gimana penampakan Morinaga Chil-Go! yuk liat penampakannya dibawah.


Ohya, untuk wadah puding biasanya saya memakai wadah yang besar untuk pemakaian keluarga. Tapi karena untuk Narend, saya sengaja menyajikannya dalam wadah kecil mungil seperti ini, alasannya karena saya selalu mengajarkan Narend untuk makan sendiri jadi agar mudah digenggam oleh Narend dan juga 1 porsi ini pas untuk sekali Narend konsumsi (dan terkadang, saat mengkonsumsi puding buatan saya, Narend duduk dipojokan sambil makan puding, mungkin mau makan puding secara privasi hihihi).

Untuk penyajian pudingnya divariasi saja. Misalnya hari ini sudah puding strawberry, minggu depan saya menggantinya dengan rasa coklat. Lalu minggu depannya lagi saya ganti dengan puding mangga, dan seterusnya. Tentunya kalau puding rasa coklat, saya memakai susunya yang rasa coklat. Tapi jika saya membuat rasa lain seperti mangga dan lainnya, saya memakai susu rasa vanilla yang rasanya netral. Khusus untuk mangga, biasanya saya sajikan dengan buah mangga asli sebagai toppingnya.


Rasanya Gimana?

Kalau narend ditanya yang pasti dia gak bisa bilang, ya karena dia belum bisa ngomong :) Tapi, saya bisa tahu dari responsnya. Setiap saya berikan susu Morinaga Chil-Go! ini Narend selalu antusias. Saya punya ritual, saya selalu memberikan susu cukup satu kali per hari. Yaitu menjelang ia tidur.



Kemasan Morinaga Chil-Go!

Untuk susu Morinaga Chil-Go! ini tersedia dalam 1 kemasan pax yang masing-masing isinya 6 buah. Tersedia dalam 3 rasa, yaitu coklat, strawbery dan vanilla. Saya suka banget kemasan Morinaga Chil-Go! Karena gak gampang tumpah dan sangat kokoh. Karena kalau kemasan yang dalam bentuk kardus, anak-anak suka lebih mudah menggenggamnya terlalu erat, jadi gampang tumpah isinya.






Ini alasan kenapa harus Morinaga Chil-Go!





Menjadi Generasi Platinum yang Multi Talenta akan membantu si kecil menghadapi perkembangan dunia, karena itu kita perlu memberikan dukungan yang terbaik, termasuk pemberian nutrisi untuk membantu tumbuh kembangnya.



Sinergi nutrisi tepat antara faktor kecerdasan dan pertahanan tubuh ganda untuk menjadi Generasi Platinum Muti Talenta.

Kecerdasan Multi Talenta

Periode emas perkembangan otal si kecil, terutama pada fungsi kognitif masih berlangsung hingga usianya 12 tahun. Untuk mendukung periode perkembangan emas di kecil kita wajib memenuhi gizinya dengan nutrisi :

Kolin dan Inositol : Yang berperan dalam penyimpanan memori, berpikir, berbicara dan gerakan sadar.
Vitamin B Kompleks, Zat Besi dan Yodium : Merupakan vitamin dan mineral yang berperan penting pada sistem saraf dan konsentrasi anak.

Selain itu Morinaga Chil-Go! juga dilengkapi dengan nutrisi penunjang daya tahan tubuh. Mengandung :

  • Prebiotik Inulin 1000mg : untuk prebiotik (makanan bagi bakteri baik) dan serat pangan untuk membantu kesehatan saluran cerna anak.
  • Zinc : Untuk membantu meningkatkan sistem imunitas tubuh.
  • Tinggi Kalsium : Untuk pembentukan tulang dan gigi
  • Vitamin A, C, dan E : Untuk melindungi sel tubuh agar dapat berfungsi dengan baik.

Inovasi Unggulan

Morinaga Chil-go! merupakan produk inovasi baru dari Kalbe&Morinaga dalam bentuk susu cair siap minum dengan keistimewaanya:


Tentang Kalbe Nutritionals

Kalbe Nutritionals adalah sebagai pengembangan dari PT Kalbe Farma, Tbk. Menyandang corporate brand identity, KALBE Nutritionals secara aktif melakukan pengembangan produk nutrisi, untuk mempertajam komitmen bisnis KALBE di bidang makanan dan minuman kesehatan.

KALBE Nutritionals products in every home – produk KALBE Nutritionals hadir di setiap rumah. Oleh karenanya, produk KALBE yaitu Prenagen dan Lovamil untuk memenuhi kebutuhan nutrisi ibu hamil dan menyusui seperti; Milna, Morinaga dan Zee untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan optimal buah hati; Entrasol, Nutrive Benecol dan Fitbar untuk meningkatkan kualitas hidup kaum dewasa dan kaum senior, serta Diabetasol untuk kenyamanan hidup kaum Diabetisi.

Misi dari KALBE Nutritionals adalah We provide wellness to millions – menyediakan produk dan layanan kesehatan bagi masyarakat.

Kalau ditanya, jadi kapan buah hati kita mengkonsumsi Morinaga Chil-go!?

Jawabannya bisa kapan saja dan dimana saja bisa mengkonsumsi susu Morinaga Chil-Go! Karena kemasannya hand and carry, alias mudah untuk dibawa kemana-mana dan tidak cepat tumpah bila digenggam oleh anak.


Mommies, yuk dukung si kecil menjadi generasi platinum dengan memberikan nutrisi yang tepat untuknya :)

Morinaga Platinum

Twitter : @MorinagaID
Facebook: Morinaga Platinum
Instagram: @MORINAGAPLATINUM

Tuesday, November 10, 2015

Jelajah Lelapnya Tidur Bayi Bersama Pampers

Saya yakin setiap mommies pasti sangat familiar dengan yang namanya popok. Apalagi untuk new mommies yang baru aja lahiran. Dulu saya juga gitu. Waktu saya lahiran dulu saya gak punya pengetahuan tentang diapers. Ya merk apa aja saya pakai yang penting ada tulisan dan ukuran untuk new born trus yang terpenting juga murah. Dan biasanya para mommies suka pakai popok apa yang disarankan oleh rumah sakit.

Bicara soal promo, saya juga gitu tuh, hunting promo. Hayooo... saya yakin para mommies did the same with me. Kalau ada info di supermarket ini si diapers ini lagi promo, langsung deh ngeborong. Jadinya si Narend jadi korban coba-coba juga deh tuh. Tapi Alhamdulillahnya Narend bukan termasuk anak yang rewel soal kulit. Mau pakai diapers merk apa aja juga hayo. Yah mungkin pengertian kali ya emaknya suka penghematan, qeqeqe...Tapi, ternyata murah gak menjamin popok itu bagus dan nyaman. Terkadang kapasnya itu gak bisa menyerap banyak jadi harus sering diganti. Jadi malah makin boros kan?

Bahas soal diapers, kemarin per tanggal 10 November 2015 lalu, saya menghadiri acara blogger gathering bersama Pampers di Le Meridien, Jakarta. Temanya menarik juga, yaitu tentang Inovasi Baru dari Pampers sehubungan dengan dunia tidur bayi. Wah, penting banget kita tahu ya.


Tuesday, October 27, 2015

Mommy, Aku Gak Mau Pisah

Akhir-akhir ini saya perhatiin Narend jadi agak sedikit manja. Dia jadi sedikit-sedikit gak mah pisah dengan saya. Sedikit aja saya tinggal ke kamar mandi, langsung deh mewek. Padahal yang udah-udah cuek aja. Ternyata ini ada kaitannya dengan usia 1-2 tahun yang berhubungan dengan keamanan. 


Thursday, October 22, 2015

3 Resep Milna Bubur Bayi Organik, MPASI Terbaik untuk Si Kecil

Milna Bubur Bayi Organik, MPASI Terbaik untuk Si Kecil.

Kalau bicara soal MPASI, Narend udah melewati masa-masa itu. Sekarang dia sudah makan nasi. Yes, karena usianya sudah menginjak hampir 2 tahun. Kalau bisa flash back sedikit, dulu waktu ia berusia 6 bulan, waktu awal-awal masuk MPASI, bisa dibilang itu adalah masa-masa perjuangan seorang ibu. Masa perjuangan dimana bisa menyajikan menu makanan terbaik untuk anaknya, yang sehat dan juga alami. Banyak suka dan duka yang saya alami dulu waktu masuk jaman masa MPASI moms :)

Bisa dibilang saya tipe moms penggiat makanan alami dan handmade. Karena saya lebih banyak di rumah, jadi semua makanan yang saya berikan untuk Narend adalah hasil buatan saya sendiri. Saya sudah pernah membaginya resep-resep MPASI saya disini :


Gak jarang juga MPASI yang saya masak bisa berkali-kali. Karena terkadang Narend tidak suka dengan MPASI yang saya buat itu. Entah karena over-cooked, terlalu manis, terlalu encer, terlalu asin, dan sebagainya. Iya, demi memperkenalkan makanan baru, kita harus rela capek-capek deh. Demi si buah hati. 

Pemberian makanan juga harus bertahap. Mulai dari yang teksturnya encer seperti bubur murni, sampai kepada makanan padat. Bukan hanya itu saja, tapi juga waktu pemberiannya juga harus diperhatikan. Karena pemberian makanan ini sangat berpengaruh kepada tumbuh kembangnya, sensor motorik dan juga pertumbuhan giginya. Misalnya saat anak kita masuk usia 6 bulan, harus diperkenalkan bubur yang teksturnya encer terlebih dulu. Usia 8 bulan sudah mulai kelihatan tumbuh gigi susunya, baru kita tingkatkan sedikit teksturnya, agak sedikit padat. Begitu seterusnya sampai kepada makan makanan padat.

Bubur Organik - Terbaik dari Alam

Kamu tahu artinya organik? Organik adalah segala sesuatu yang berasal dari alam dan diproses secara alami, sistem pertaniannya juga tidak menggunakan bahan-bahan kimia sintetis, seperti pestisida, pupuk kimia, hormon, dan juga diproses secara higenis dan alami tanpa bahan pengawet. Nah, kalau bicara alami, Milna bubur bayi Organik adalah salah satu contohnya. Karena mengandung 95% Bahan Organik berkualitas yang sesuai dengan BPOM. 

Walaupun saya penggiat handmade moms, tapi saya juga termasuk mommies yang masih memberikan makanan instant untuk anak saya. Kalau ditanya, apa gak takut mengandung bahan pengawet karena instant? Justru saya semakin yakin and feel safe, karena Milna Bubur Organik ini mengandung bahan-bahan alami. 


Sekarang bubur milna hadir dengan varian baru dan rasa yang baru. Yaitu Milna Bubur Organik. Terdapat 2 jenis rasa yaitu Beras Merah dan Kacang Hijau.

Pemberiannya-pun harus berdasarkan petunjuk yang sesuai.

Source : Bayi Milna
Kenapa harus Milna Bubur Bayi Organik? Karena Milna Bubur Bayi Organik diperkaya dengan :
  • Tinggi Protein
  • Tinggi Serat
  • Omega 3 & Omega 6
  • Tinggi Zat Besi
  • 12 Vitamin & 8 Mineral
Untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian Si Kecil agar tumbuh optimal.

Sekarang Narend sudah besar, pastinya udah gak makan bubur lagi. Tapi ritual makan makanan cemilan sebagai makanan pendamping utama masih saya perkenalkan. Dulu sih saya terbiasa memberikan Milna Toddler Biskuit. Dulu sih suka banget. Tapi sejak ada Milna Bubur Organik, dia jadi suka bubur ini deh. Dulu sih bubur ini sebagai makanan utamanya, tapi sekarang jadi cemilannya diantara jam makan siang dan makan malam. 

Waktu saya tahu saya belikan ia bubur milna, langsung aja deh sekejab ia buka kemasannya dari kardusnya. Sepertinya dia gak sabar untuk makan. 


Setelah saya berikan untuknya, wah dia jadi semangat banget makannya. Padahal ini hanya makanan cemilan aja :)

Dokumentasi : Pribadi

Alhamdulillah Narend sampai saat ini jadi anak yang sehat dan pastinya jadi doyan makan. Tapi perlu diingat lagi ya moms, pemberian makanan harus di jam dan porsi yang tepat ya. Salah-salah jam malah ia gak mau makan atau malah trauma. Karena pemberian makanan yang tepat seperti Milna Bubur Organik ini sangat mendukung pertumbuhan dan perkembangan buah hati kita.

Ini ceritaku seputar tumbuh kembangnya bersama Milna. Kalau mommies, ada cerita apa? Ada punya pengalaman yang serupa tentang Milna Bubur Bayi ini? Share ke saya yuk :)


Monday, October 19, 2015

Tipe Anak Hiperaktif itu Sebenarnya Bagaimana?

"Anak gue hiperaktif ih! Nyebelin banget gak bisa diem."

"Ihh iya sama. Anak gue juga. Gak pernah bisa diem."


Moms, pernah gak dengar kata-kata seperti itu? Atau malahan mungkin mommies sendiri yang sering bilang gitu? :D sayapun terkadang termasuk mommies yang khilaf, pernah bilang seperti itu :) Sebenarnya kita sebagai orangtua gak bisa langsung mencap anak kita sebagai anak yang hiperaktif lho. Anak yang gak bisa diem itu bukan berarti anak yang hiperaktif. Lalu, anak yang hiperaktif itu sebenarnya yang seperti apa?

Hari minggu lalu tepatnya tanggal 18 Oktober 2015 saya dan keluarga hadir di acara tahunan Mother and Baby Fair 2015. Dari tahun ke tahun tidak ada peningkatan lokasi, selalu lokasinya masih sama yaitu di Balai Kartini Jakarta. Dari pagi sih kami udah menjadwalkan, akan berangkat pagi-pagi sekali. Planningnya, kami berencana akan berangkat pukul 9. Tapi rencana mah tinggal rencana. Akhirnya kami berangkat pukul 10 pagi. Sampai lokasi pukul 11.30 WIB ;) itu juga sempat muter-muter nyari tempat parkir 15 menitan di Balai Kartini mulai dari basement sampai gedung parkir yang naik ke atas, alasannya simple jam 11an itu panasnya super sekali deh. Namun karena gak dapet-dapet juga tempat parkir akhirnya suami nyerah juga, dan akhirnya menuju tempat parkir mobil yang lokasinya di dekat gedung Balai Kartini, jadi kalau kamu keluar lewat pintu samping, langsung belok kanan nah 10 meter dari situ ada lapangan yang ditujukan memang untuk parkir tambahan Balai Kartini.


Tujuan kami kesana awalnya supaya Narend bisa ikutan foto untuk model Kalender Sleek 2016, namun karena panas dan dateng telat, gak jadi ikutan deh, akhirnya kami disana jalan-jalan dan lihat barang-barang promo. Waw, banyak banget yang menarik hati. Kalau gak gara-gara Narend yang gak bisa diem, wah saya bisa belanja banyak kemarin tuh. Tenang gak belanja kebutuhan sendiri, namun untuk Narend, yup, baju anak-anak banyak yang lucu-lucu. Pinter banget deh nih para toko menarik perhatian mama-mamanya :)

Setelah asik muter-muter dan belanja, mata kami tertuju ke panggung, yup itulah lomba untuk menjadi model bintang Sleek 2016, wow kalau memang gak cuma bangga, tapi juga dapet persediaan Sleek boo :D Nah usai pemilihan model, kami memutuskan ingin pulang, ternyata disana diumumkan 15 menit lagi akan ada live talkshow bersama dr. Lula Kamal.


Topik yang dibawakan oleh Dr. Lula Kamal adalah seputar Tipe Anak Hiperaktif, hal inilah yang mengurungkan niat untuk pulang :) Sebenarnya sih saya pernah bilang juga ke orang-orang atau teman-teman, bahwa Narend itu hiperaktif, alasannya karena dia gak bisa diatur, gak bisa dibilangin. Wah, ternyata menurut dr. Lula Kamal ini salah! Gak selamanya anak yang gak bisa diam itu adalah termasuk anak yang hiperaktif moms.

Yang ditekankan oleh dr. Lula Kamal disini, kita sebagai orang tua atau bahkan orang-orang jangan terburu-buru mengecap anak yang aktif itu karena kondisi atau perilaku yang berlebihan untuk satu anak dengan anak yang lain itu tidak sama, ada anak yang memang lebih aktif jika dibandingkan oleh anak lain, namun bukan berarti anak itu hiperaktif loh.

Umumnya anak yang tergolong hiperaktif ini mendapat keluhan dari sekolah karena tingkah lakunya yang tidak bisa diatur ataupun kesulitan dalam berteman, namun yang sering terjadi anak yang hiperaktif sering kali di buly anak lain, tentunya karena hiperaktifnya itu.

Umumnya dari kasus yang sering terjadi, penyebab utama anak hiperaktif adalah ADHD (Attention Deficit Hyperactive Disorder). ADHD adalah gangguan perkembangan dimana anak sulit untuk fokus, over aktif dan tidak bisa mengontrol perilaku. Simplenya jika anak mengalami ADHD, biasanya anak itu sulit utk fokus, sangat aktif, tidak dpt mengontrol tingkah laku, jadi misalnya kalau anak ibu lari-larian gak jelas trus waktu ditanya alasannya anak itu tidak bisa memberikan alasan ataupun saat hiperaktive diberi mainan kesukaannya anak itu tidak bisa fokus, coba deh bawa ke dokter, Oiya, umumnya ADHD dicek oleh dokter atau psikolog dan diobati dengan terapi tingkah laku atau obat/psycostimulant

Ini ada beberapa tips yang diberikan oleh dr. Lula Kamal untuk mengatasi anak yang hiperaktif :

1. Untuk makanan, anak boleh dikasih makanan yang mengandung gula maksimal 2 jam sebelum tidur. Karena jika terlalu banyak mengkonsumsi gula di saat jam tidurnya, justru akan membuat ia susah tidur dan bahkan menjadi lebih aktif.

2. Jgn pernah kita sebagai orangtua memberi label anak kita hyperaktif, coba untuk bisa berkomunikasi dan lebih dekat dengan anak kita terutama mengajak bicara.

3. Berikan kegiatan lain yang bisa membuat anak kita fokus terhadap hal lain, contoh termudah adalah bermain musik.

Wah lumayan nih datang ke Mother and Baby Fair 2015, selain dapat barang-barang Narend yang diskonan, bisa dapet ilmu dari dr. Lula Kamal :)

Monday, October 12, 2015

Jadi Benang Kusut itu Sebenarnya Adalah Si Kucing

Mommies, saya lagi hepi banget! Narend sekarang punya hobby baru dong! *pamerrr* Iya dong. Our kids achievement kudu dipamerin karena itu bisa untuk reward ke anak kita.

Saat ini hobbynya Narend lagi ngehitss yaitu lagi doyan banget tulis menulis. Sejak saya perkenalkan alat tulis menulis sederhana yaitu pensil dan pulpen, kira-kira sekitar 1 bulan lalu, akhirnya sekarang kalau dia liat ada pulpen nganggur, pasti dia rebut pulpen itu, trus coret-coret deh.


Nah, tadi kan berita hepinya. Sekarang berita sadnessnya nih.. Sekarang yang jadi masalah adalah terkadang media yang dipake buat belajar itu gak cuma notes yang aku kasih. Tapi juga sudah beranak pinak ke placematesnya, tembok, sprei kamar, kaki emaknya bahkan kaki dan bajunya sendiri. Jadi yah sudah di rumah sekarang udah coretannya sudah hampir mewabah kemana-mana. Yahh gimana mau dilarang, dia lagi doyan banget tulis menulis. Saya hanya berusaha meluruskan, bahwa media untuk menulis adalah di buku aja, jangan dimana-mana. Saya gak mau melarangnya untuk berkreasi. Biarkan imajinasinya dan kesukaannya dalam hal tulis menulis. Yah siapa tau aja gedenya nanti jadi blogger atau penulis kondang, amin :)

Eh, berita hepi kedua, dia paling seneng kalo digambarin kucing ;) jadi, karena dia gak bisa ngomong, cuma ahh uhh ahh ohh sambil ngasih pulpennya ke aku trus nunjuk-nunjuk ke majalah bobo yang dihadapan dia (buku untuk nulis itu). Untung sebagai emaknya aku bisa nerjemahin dong bahasa planetnya dia. Ooo maksudnya dia minta gambarin kesukaannya dia. Trus abis udah digambarin, dia langsung rebut lagi pulpennya, maksudnya dia mau gambarin kucing yang tadi dia rikues. Ngikutin gambarku gitu. Tapi karena emang dia bisanya cuma benang kusut, ya begitulah hasilnya benang kusut aka kucing versi Narend. Ahahaa aku ketawa gelii deh kalo inget-inget itu.

Daan, ini semua adalah moment yang gakkan bisa terulang lagi. Aku sengaja mengabadikan semua hasil coretan-coretannya di buku itu dan saya tidak membuangnya sama sekali. Bahkan kalau saya lagi buka-buka notes itu hasil karyanya, saya suka senyun-senyum sendiri. Eh ini hasil anak gue loh! Someday he will miss this moment! :)

Iya, nanti kalo si Narend udah sekolah dan menemukan tulisan ini masuk blog ini, semoga dia sadar bahwa kucing yang ia maksud adalah sebenarnya benang kusut :p

Mommies, sekecil apapun perkembangan anak kita, kita wajib mengabadikannya melalui apapun. So saya mengajak mommies semua untuk melakukan hal itu. Dan karena itulah blog ini dibuat. Karena moment tumbuh kembang anak itu tidak bisa akan terulang kembali.

Semoga tulisanku menginspirasi mommies semua :)



Sunday, September 20, 2015

Bebe Explora, Tumbuh dan Menjelajah LEBIH LAGI

Mencari tempat bermain untuk si kecil susah-susah gampang, kenapa begitu? Contohnya di mal, umumnya sekarang, mal-mal besar baik di Jakarta dan Bekasi pasti memberikan fasilitas khusus untuk anak bermain (Public Playground), karena fasilitas ini gratis pastinya yang akan bermain disana banyak sekali, sayangnya tidak semua fasilitas yang disediakan memiliki faktor keamanan, karena itu setiap Public Playground selalu diberikan informasi "Setiap orangtua wajib memperhatikan anak-anaknya masing-masing". Tapi pernah gak sih mommies bertanya kepada diri sendiri, apakah tumbuh kembang anak kita sudah sesuai atau normal? Pernah gak sih mommies membiarkan si kecil untuk ber-eksplorasi dan bermain bersama dengan temannya secara aman?

Hari Sabtu kemarin, tepatnya 19 Sept 2015, saya mendapat undangan dari Nutricia dan Bebelac untuk mengikuti diskusi bersama di Thai Alley - Gandaria City LG, membahas bagaimana caranya menciptakan momen eksplorasi yang indah dan bermain bersama si kecil di #BebeExplora playground.



Wednesday, September 16, 2015

Botol Philips Avent, Hadiah Manis untuk Adik Tercinta

Hampir sebagian besar setiap ibu yang menyusui pasti punya peralatan menyusui. Misalnya Breastpump (entah manual atau elektrik), botol kaca untuk menyimpan ASI perah, sterilizer untuk sterilisasi botol susu, dot bayi, dan juga botol susu. Waktu jaman-jaman saya menyusui dulu saya termasuk orang yang paham internet. Alias segala persiapan baik dari hamil sampai melahirkan saya dan suami persiapkan sendiri. Jadi kami benar-benar mandiri. Jadi untuk segala pengetahuan produk apa yang cocok, lalu barang apa yang paling bagus, perlengkapan apalagi yang harus kami siapkan, semua kami searching melalui internet. 

Nah waktu hamil kemarin, saya sempat nyobain breastpump philips nih. Beruntung saya sempat mengenal produk Philips, karena saya memang sudah tau kualitas dari Philips itu seperti apa. Nah, salah satunya dalam memilih botol susu.

Bicara soal botol susu, dulu saya tipe orang yang gak terlalu mementingkan kualitas atau kuantitas dari si botol susu tersebut. Biasanya saya beli berdasarkan apa yang direkomendasi oleh si SPG di baby shop langganan saya. Produk apa yang paling laku dan murah, itu yang saya beli. 

Bulan depan, adik saya akan melahirkan anak keduanya. Asiiik saya punya ponakan lagi :D Udah anak kedua sih, tapi sepertinya dia masih butuh barang-barang perlengkapan bayi. Minggu lalu saya dan suami iseng-iseng searching online untuk kado adik saya ini. Gak sengaja saya ketemu produk ini. Trus pas banget lagi diskon, yaudah saya beli langsung AVENT Natural Baby Bottle plus dot bayi yang 6m+ (untuk 6 bulan keatas).




Monday, August 17, 2015

4 Langkah Mudah Untuk Mendapatkan Snack Favoritmu dari Lifull Gratis!

Kamu pecinta snack? Pasti sangat familiar sama yang namanya Chiki, Silverqueen, Good Times, dll. Yess? Sama dong dengan saya. Snack itu emang paling enak dimakan dikala kita bete, atau juga di sela-sela waktu kita bekerja. Sekarang snack udah banyak banget yah macamnya. Saya aja kalau mau belanja snack ke supermarket atau minimarket suka bingung juga milihnya. Gak jarang juga kalau ada snack keluaran terbaru, saya suka coba-coba dan beli juga. Namanya juga saya social media enthusiast, jadinya sebelum membeli saya cari infonya dulu. Tapi ternyata gak semua ada reviewnya. Jadi ya saya kudu beli juga sendiri, karena memang belum ada reviewnya.

Mommies, ada kabar baik nih...Sekarang ada website yang khusus membahas snack lho. Namanya Lifull Produk. Udah pernah denger belum? Saya juga baru denger nih. Tampilannya seperti ini.


Monday, August 10, 2015

Nutrisi dan Stimulasi Terbaik untuk Tumbuh Kembang Anak

Setiap anak itu unik. Setiap perkembangannya pasti melewati fase yang bermacam-macam. Dan gak ada satu teori yang benar-benar cocok untuk setiap anak. Karena itulah saya selalu aktif di berbagai kegiatan parenting ataupun talkshow yang berhubungan dengan tumbuh kembang anak. Saya selalu antusias menghadirinya. Salah satunya kemarin tanggal 10 Agustus 2015, saya dan pasukan (suami dan Narend) menghadiri acara Sharing Moment bersama Tabloid Nakita dan Ultra Mimi. Berlokasi di Rumah Sakit Mitra Kelapa Gading, Jakarta Utara. Acaranya sih sesuai jadwal pukul 9 pagi. Tapi saya (baru) sampai di lokasi sekitar pukul 10 pagi. Alhamdulillah acara belum dimulai. 


Wednesday, July 8, 2015

Sukses Menyusui bersama Breastfeeding Month 2015

Narend sekarang sudah berusia 17 bulan. Sebentar lagi dia akan lulus S3, yeay! Saya masih mensyukuri di usianya sekarang saya masih ng-ASI dan alhamdulillah ASI saya lancar. Ya walaupun perjalanannya gak semudah itu. 

Mommies, dulu saya sempet stress lho, sewaktu habis lahiran hari pertama ASI saya gak keluar. Tapi saya berusaha gak panik, tapi saya berusaha mencari tahu dan tenang. Tanya sana sini, dan berbekal dengan pengetahuan yang saya dapat selama saya hamil, dan juga para bidan di rumah sakit saya bersalin semuanya alhamdulillah cooperative. Mereka bilang, bahwa ASI saya bukan gak keluar. Tapi keluar. Hanya saja sedikit. Ini karena baru hari pertama.



Monday, July 6, 2015

Belajar Baca Yuk, Nak!

Mommies, saya mau cerita waktu usia Narend 14 bulan nih. Tepatnya bulan April 2015 lalu. Iya, saya mau cerita tentang aktivitasnya Narend nih.

Sebagai mommies yang perfectionis, pasti kalau liat barang berantakan sedikit pasti bawaannya mau beresin aja. Itu prinsip saya dulu, sebelum punya anak. Tapi sekarang sejak punya anak, prinsip 'beberes rumah sesegera mungkin' sudah jauh diluar jangkauan :)) iyaa. Sekarang nah udah gak bisa kayak dulu lagi. Sekarang diberesin, dalam wakti 5 menit juga rumah udah berantakan lagi :))

Dulu saya termasuk orang yang gak sabaran. Tapi sejak punya anak, mau gak mau ya harus bersabar. Sabar ngeliatin barang-barang berantakan :D

Nah, contohnya seperti ini.



Friday, July 3, 2015

Suamiku, Kau Adalah Suami dan Ayah Yang Luar Biasa


"Tau gak, seorang ayah punya peran yang besar untuk membentuk karakter anak loh, kira-kira 80%, anak akan meniru karakter dan perilaku ayahnya, sedangkan 20% akan meniru ibunya loh", menurut Irwan Rinaldi (Konselor anak dan remaja dari Yayasan Langkah Kita). Sosok ayah berbeda dengan seorang ibu, dimana ayah sangat dibutuhkan untuk sisi psikologis, terutama untuk tempat curahan hati terutama bagi anak perempuan.

Waktu masih hamil, saya ingat betul pernah bertanya ke suami saya, bagaimana sih kalau sampai kita punya anak, apa suamiku ini mau ikut merawat atau tidak, penasaran? :) 

Oline : Dy, kalo nanti Narend sudah lahir, kamu mau ikut ngerawat gak?
Suami : Yaiyalaah, Narend kan anak kita, aku juga ikut ambil peran lah dalam hal merawatnya. Masa cuma buatnya doang? :)
Oline : Gak, aku takut kalo nanti Narend udah lahir, trus Narendnya bawel, kamunya udah gak mau ngurusin lagi.
Suami : Ya gaklaah. Insyallah gak. 
Oline : Janji ya mau merawat bareng. Gantiin popoknya, mandiin, nyuapin, pokoknya semuaaa-semuaaa yaaa. Gantian peran sama akuuu...
Suami : Ya iyalah kan aku ayahnya, pasti aku akan ngurusin juga :)

Friday, June 19, 2015

Tips dan Solusi Cerdas Menidurkan Anak

Narend sekarang usianya sudah hampir 2 tahun. Itu artinya dia sudah bertambah besar. Itu aja? Gaaak! Tambah susah makan, tambah susah tidur, jam bermainnya jadi makin panjang :D

Jadi inget deh, dulu waktu si Narend usianya masih 3 bulan, usia-usia awal tumbuh kembang anak (3 bulan), itu usianya yang 'masih enak banget', kata para pakar. Saya sih dulu yah percaya gak percaya. Dulu Narend gak pernah sulit tidur. Habis disusui, gak pakai lama langsung terlelap pulas. Sekarang? Harus punya trik and tips cara sendiri.

Ternyata benar, seiring dengan usianya yang bertambah besar, jam tidurnya sudah semakin berkurang. Padahal pakar bilang bahwa jam tidur yang teratur merupakan salah satu faktor yang menunjang tumbuh kembang anak.

Saturday, June 6, 2015

Being a Happy Mommy, Healthy Baby

Katanya, menurut teori, kalau kita bahagia, ASI kita lancar jaya. Alhamdulillah sejak adanya Narend, saya selalu berusaha untuk bikin perasaan ini positif terus dan bahagia terus, supaya ASI saya tetap produksi lantjar jaya untuk si Narend tercinta. Tapi emang betul begitu ya teorinya?

Minggu lalu tanggal 29 Mei 2015 saya mendapat undangan dari Mommies Daily yang diselenggarakan oleh Transpulmin dan Kamilosan, sebuah acara parenting tentang Happy Mommy Healthy Baby. Materinya pas banget ini tentang kondisi saya. So, saya langsung meng-iya-kan untuk hadir :) Bertempat di Hongkong Cafe, Sarinah Jakarta, nampaknya bukan hal yang sulit buat saya untuk mencapai lokasi ini. Sangat familiar malahan. Karena saya lumayan sering juga ke daerah ini.

Nara sumber yang hadir pada waktu itu ada sang Psikolog Anak dan Keluarga, Anna Surti Ariani, S.Psi, M.Psi, Psi. Dan juga Dr. Elizabeth Yohmi, Ketua SATGAS ASI IDAI.

Saturday, May 2, 2015

Stroller, Lebih Baik Beli atau Sewa Ya?

Menurut mommies, sebelum saya cerita, saya mau tanya, apa yang membuat kita bahagia? Pastinya moment pertama yang dilalui oleh anak kita. Betul kan?

Nah, tepat pada bulan ini, Narend berusia 13 bulan, dia sudah bisa berjalan lho mommies. Ya walaupun masih sedikit tertatih-tatih, tapi saya seneng banget lihat perkembangannya saat ini. Saya nelihat semua prosesnya. Mulai dari rambatan, jalan selangkah 2 langkah, dan pada akhirnya bulan ini dia sudah bisa jalan sendiri. 

Main mobil-mobilan

Thursday, April 30, 2015

Milna Toddler Biskuit, Cemilan Sehat sebagai Penambah Nafsu Makan Balita

Sekarang Narend sudah berusia 14 bulan. Sudah hampir berusia 1,5 tahun nih. Bener-bener gak terasa deh. Rasanya kok cepet banget ya? Perasaan kok kayaknya saya baru kemarin disibukkan dengan perah memerah ASI yang kejar tayang. Tapi kok sekarang kejar tayang dengan sajian MPASI yang beraneka ragam? Ohmaigat, waktu emang cepet bangeet moms! Andaikan waktu bisa back to the pass, saya pengen bilang ke Narend, "Hai Nak, kamu jangan cepet-cepet yah gedenya..":))

Narend sekarang giginya baru 4. Yeaa, baru 4. Dari sejak usia 8 bulan giginya gak nambah-nambah. 4 teruuus. Pusing juga sih, ini kok gak nambah-nambah ya? Padahal mah tekstur makanan udah dikasih yang aneka rupa. Sampai dia muntah segala gara-gara kekerasan juga udah. Sampai bapaknya ngomel-ngomel, gara-gara saya terlalu maksain tekstur makanan yang keras-keras dikasih ke Narend? Jadinya muntahlah! :( 

Hmm.. saya sih cuma mengikuti saran dokter aja. Waktu beberapa bulan lalu saya pernah konsultasi dengan Dokter Markus, dokter tumbuh kembang anak, tau kan dokter yang ngehitss ini? Nah, saya pernah konsultasi, dan saya curhat, "Saya pusing dok, kenapa berat badan anak saya gak nambah-nambah dok ya?" Nah, dokter menyarankan untuk coba memberikan makanan yang teksturnya agak sedikit keras. Jangan bubur terus! 

Tuesday, February 10, 2015

Pertama Kalinya Narend Mencoba Gula dan Garam

Yeaay.... Pee hari ini Narend pertama kalinya saya berikan tambahan gula dan garam di makanannya. Usianya sih masih 11 bulan lebih berapa hari. Ya cuma tinggal beberapa hari lagi dia akan memasuki usia 1 tahun pertamanya.

Awalnya sih saya ragu-ragu. Selama ini sebagai penambah rasa saya hanya bisa berikan mentega saja di setiap makanannya. 

Friday, February 6, 2015

Menu MPASI : Snacks Sereal Taburan Keju

Kalau pagi-pagi itu saya suka kerepotan nyediain MPASI-ya Narend. Ya kalau ada simpanan MPASI Bubur Nasi kemarin di freezer sih tinggal dipanasin aja selesai. Tapi kalau gak, kan harus buat pagi-pagi. Sementara Narend itu kalau bangun tidur selalu subuh sekitar jam 5-6an. Sementara saya baru tidur sekitar jam 12-1an lalu bangun tidur jam 6an. Jadi pasti dia duluan yang selalu bangun :)

Jadi, saya butuh makanan cepat saji yang bisa dikonsumsi langsung oleh Narend. Saya sih bukan pro makanan instan, tapi saya juga bukan pro homemade, ya so so ajalah. Tapi di rumah harus siap sedia makanan instan untuk Narend. Selain saya juga buat MPASI homemade.

Nah, kemarin saya ngubek-ngubek supermarket nyari snacks seperti biskuit untuk Narend. Awalnya sih saya mau cari Monde Borromon tapi gak ada. akhirnya saya mencoba merk lain, yaitu biskuit Promina.

Awalnya sih saya buat MPASI-nya masih standar aja biskuit tinggal tambah air atau ASIP aja. Tapi lama kelamaan saya bosen juga liatnya. Saya mau sesuatu yang beda.


Monday, February 2, 2015

Menu MPASI : Nasi Tim Ikan Tuna

Kata orang ikan itu boleh diberikan diatas 1 tahun. Karena dikhawatirkan bisa alergi. Tapi karena Narend saat ini butuh 'booster', sesuatu yang bisa meningkatkan berat badannya, jadi kali ini saya mencoba memberikan seafood, atau bahan makanan yang mengandung hewan laut. Kemarin sih jalan-jalan ke supermarket pengen beli ikan salmon. Cuma gak diskon, jadi melipir lagi deh, hiks... :( Jadi, saya putuskan beli ikan tuna saja...

Bahan-bahan

Ikan Tuna 3 ruas 4 jari orang dewasa
Nasi Putih 3 sendok nasi
Santan secukupnya
Air kaldu ikan
Daun bayam merah secukupnya (buang batangnya)
Wortel lokal 1 buah kerat kulitnya dan parut
Margarin 2 sdm

Sunday, February 1, 2015

Menu MPASI : Bubur Nasi Tim Hati Ayam

Kali ini saya mau nyoba dengan hati ayam. Karena minggu lalu ke dokter anak untuk control berat badan Narend, hati ayam sudah boleh diberikan ke bayi yang usianya 11 bulan. Sekalian nyobain ke Narend, apakah Narennya mau atau gak ya. Okelah kalau begitu. Langsung semangat meracik MPASI deh ... :) 

Bahan-bahan

Hati ayam 1 buah (tidak menggunakan jantung ayam) cuci dan rebus
Wortel lokal 1 buah kerat, cuci dan parut
Nasi putih 3 sdm
Daun bayam hijau secukupnya
Tahu putih secukupnya cincang halus
Margarin 2 sdm


Makanan Instan? No Way!

Saya sekeluarga memang paling pantang makan makanan instan. Buat saya, suami terlebih untuk Narend. Sejak saya kecil saya memang tidak pernah dibiasakan makan makanan instan sih oleh mama saya. Apalagi tuh yang namanya mie-mie instan. Makanya, sejak lahir si Narend, saya dan suami berkomitmen pokoknya anak kita nanti gak boleh dibiasain makan makanan instan kayak KFC, McD, mie rebus kek (kalau gak kepepet), nugget-nuggetan, ah pokoke semuanya yang instan-instanlah.

Makanan Instan (Source : Google)
6 bulan berlalu dan sampai sekarang, faktanya saya belum dapet asisten rumah tangga dong :D Kami kerepotan abiss di rumah. Bangun pagi demi mengejar pekerjaan beres sebelum jam 10 siang. Kenapa jam 10? Karena jam 10 adalah waktunya saya membagi waktu saya dengan business yang saya geluti. Cek email, balas orderan, cek design, dan sebagainya. Saya dan suami selalu kerja estafet. Jam berapapun jam tidur kami, mau jam 1 pagi, mau jam 2 pagi, kami tetap harus bangun jam 6 pagi. Ya karena Narend bangunnya sudah lebih dulu jam 6 pagi :D Mau gak mau dia pasti membangunkan kami. 

Saturday, January 31, 2015

Menu MPASI 11 bulan : Chicken Mashed Potato

Minggu ini ceritanya saya lagi hunting bahan-bahan makanan untuk bikin beragam menu MPASI-nya Narend. Nah, saya agak-agak bosen juga menunya itu-itu lagi. Kali ini coba ngakalin bikin MPASI karangan sendiri.

Bahan-bahan :

Kentang Tes 1 buah (ukuran besar)
Daging ayam giling (ukuran 1 kepalan tangan dewasa)
Daun bayam (secukupnya) iris kecil-kecil
Wortel (lokal) 1 buah (ukuran sedang) parut
Margarin 2 sdm

Cara Membuat

1. Kukus kentang sampai tekstur kentang agak lunak
2. Sambil menunggu kentang lunak, rebus daging ayam giling supaya teksturnya lebih lunak.
3. Kerat kulit wortel dan bersihkan. Rebus bersamaan dengan daging ayam supaya lunak.
4. Kentang yang sudah dikukus, dipotong-potong dengan ukurannya yang sesuai hati. Lalu campurkan ke dalam panci bersamaan dengan daging ayam dan wortel.
5. Bisa menambahkan air kaldu ayam lagi jika air rebusan berkurang.
6. Aduk rata sambil ditekan-tekan
7. Jika sudah tercampur rata, masukkan daun bayam dan mentega.
8. Aduk hingga semua tercampur rata. Dan diamkan selama 5 menit.
9. Blender dengan menggunakan slow cooker.
10. Sajikan selagi hangat.



Thursday, January 15, 2015

Cerita Narend : Gigiku Udah 3 lho!

Narend sekarang udah masuk usia 10 jelang 11 bulan. Terakhir yang saya tahu giginya sih baru tumbuh 2. Dan per hari ini saya dikasih tahu sama ayahnya, "Mi, si Narend giginya udah numbuh lagi lho, 1! Di bagian atas!" Ya kemarin-kemarin sih saya udah liat cikal bakal di gusinya. Cuma belum terlalu paham bahwa itu adalah gigi :) Waaah ternyata minggu ini giginya sudah 3 alhamdulillah :)


Kata orang kalau bayi udah tumbuh gigi, puting kita bakalan digigitin karena gusinya gatal. Mommies ada yang ngalamin gak? :) Alhamdulillahnya sampai saat ini si Narend sih gak pernah sampai 'nakal' gituh :) Pernah sesekali dia gigit puting saya sampe sakiiit bingits. Tapi setelah saya buka paksa mulutnya dengan menekan dagunya, lalu sambil kasih nasihat ke dia, 

Bookmark Us

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

Search

The Urban Mama

Mau email update seputar MPASI ?

Artikel yang banyak dibaca Bunda

Nyari Seputar apa Bunda ?

Menu Utama

Semua Tulisan Bunda Oline

Copyright © Mommy's World | Powered by Blogger
Design by SimpleWpThemes | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com