My world about breastfeeding and parenting

Saturday, December 24, 2016

Horeee.. Hari Ini Narend Ambil Raport


Gak terasa Narend sekarang sudah memasuki semester I akhir. Kemarin minggu ketiga Desember 2016 dia ujian akhir. Yang tadinya saya hanya dengar dari teman-teman yang anaknya sudah lebih besar, anaknya ujian, sekarang finally saya mengalami sendiri ^^ 
Saya benar-benar merasa menjadi orangtua seutuhnya. Walaupun Narend masih di kelas KB (kelompok bermain), tapi di rumah saya juga tetap mengajarkan dia untuk dia bisa melewati ujian lho. 

Ujian kelas KB itu :
Senin : Membaca
Selasa : Menulis
Rabu : Berhitung
Kamis : mewarnai
Jumat : libur

Ya gak belajar serius-serius amat sih, tiap hari saya ulang-ulang aja pelajarannya. Misalnya membaca ya saya ajak membaca dongeng bersama aja. Menulis ya saja menulis bersama aja. Gitu aja sih hal-hal yang simple. Supaya hasil ujiannya juga bagus. Alhamdulillahnya sih hasil ujiannya jauh dari rata-rata.

Hasil ujian 

Untuk kelas KB seusia Narend, Narend mengalami perkembangan yang cukup signifikan. Ada hal-hal yang tidak terduga diluar perkiraan bu gurunya :

1. Narend sudah bisa diajak komunikasi dua arah
2. Narend tau kalau mau makam harus cuci tangan dulu dan duduk yang manis
3. Membalas terima kasih dengan 'sama-sama'
4. Sudah bisa bilang 'berisik' kalau dia lagi belajar, sementara anak-anak lain mengganggunya. 
5. Sudah bisa mengucapkan angka 1-10 in English (tanpa diajari oleh bu gurunya di sekolah)
6. Sudah mau menari dan joget-joget kalau ada yang menari juga. Dia sudah bisa mencontoh. Ini kayaknya gara-gara saya cekokin hi-5 tiap hari. Terus saya paksa dia nari-nari terus ngikutin gerakam hi-5 nya itu hahaa..

Tapi ada PR besar nih untuk saya dari kepala sekolahnya :

1. Narend tidak boleh bawa bekal wafer lagi, karena ibu kepseknya bilang wafer tidak bagus untuk anak seperti Narend. Tidak bagus untuk perkembangannya.

2. Mulai Januari 2017 Narend masuk pahi jam 7.30. Which is mulai tahun baru saya extra effort untuk bisa bangunin dia pagi banget, lalu tidur tidak boleh terlalu malam.

3. Harus sering-sering merobek-robek kertas dan meremas-remas kertas, supaya motoriknya berkembang.

4. Perbanyak mewarnak atau menulis supaya Narend bisa fokus dan tenang. Gak lari-larian.

Menurut saya sih ini PR besar, karena no 1, which is saya harus krratif dalam menyajikan bekal sarapan untuk anak. Narend itu gak picky eater sih. Cuma terkadang kalau lagi mood makan ya makan, kalau gak ya gak mau. Harus dipaksa. 

Jadi solusinya mungkin saya bisa bawakan bekal sarapan di rumah. Setiap pagi kan saya selalu masak untuk daddynya berangkat ke kantor (untuk bekal dan makan siang dan malam). Lengkap banget itu. Jadi pagi-pagi saya mungkin bakalan sibuk kuadrat ini sampai jam 10 pagi. Which is setelah Narend berangkat sekolah dan daddynya berangkat kerja. Lalu saya juga sudah susah acara blogger pagi-pagi. Karena yaitu saya harus menyiapkan makanan sarapan pagi-pagi, terlebih untuk Narend. Rasanya gak mungkin gak saya bawakan bekal, karena Narend masuk.jam 7.30, gak mungkin makan dari rumah, terpaksa saya bawakan bekal saja. Kalau tidak bawa saya bisa dapat teguran lagi dari sekolah ^^

Lalu PR yang no 2, Narend itu anaknya gak bisa tidur cepet. Susaaah banget! Minimal tidur malam itu bisa jam 11. Saya terkadang suka tega gak tega bangunin dia pagi-pagi jam 7 pagi. Yang waktu ujian kemarin aja itu pagi-pagi selalu ada drama dulu. Nangis dulu, bujuk dan ancaman sana sini, dan sebagainya.

Solusinya saya perketat lagi jam tidur siangnya. Harus disiplin. Dan maksimal hanya 1 jam. Omanya itu suka nyebelin, saat aku titip ke omanya untuk jaga, saat saya pergi, minta dibangunin 1 jam omanya bilang gak tega terus. Akibatnya yang kena jaga malam itu saya dan suami :( yang jaga malam kan saya :( Nyebelin bangeet. 

But overall saya seneng banget hasil raport Narend banyak mengalami perkembangan yang baik dari raport sebelumnya. 

Itulah cerita unik yang saya alami seputar terima raportnya Narend. Dengan saya bercerita disini, menjadi pengingat saya kelak, saat Narend sudah memasuki kelas Tk nanti :)

You are a smart boy, Narend! ;)




1 comment:

  1. Dulu, Keke dan Nai juga kalau belum pukul 1 malam, belum pada tidur. Akhirnya susah bangun pagi. Kalau saya solusinya, gak dikasih tidur siang. Alhamdulillah sejak sekolah mulai teratur tidurnya. Pukul 9 malam mereka udah tidur.

    ReplyDelete

Bookmark Us

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

Search

The Urban Mama

Mau email update seputar MPASI ?

Artikel yang banyak dibaca Bunda

Nyari Seputar apa Bunda ?

Menu Utama

Copyright © Mommy's World | Powered by Blogger
Design by SimpleWpThemes | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com